Pages

Thursday, February 13, 2014

Tentang Surat Lamaran Pekerjaan



Seiring dengan kembali maraknya job fair, job fest, atau apalah sebutannya, marak pula pertanyaan yang ditujukan pada saya seputar menulis surat lamaran pekerjaan. Padahal paham banget mah juga tidak hahaha. But, baiklah saya sharing sedikit dari yang saya tahu. Sementara "Through The Journey" saya jeda dulu, nanti disambung lagi.
O ya, mungkin ada yang sudah pernah baca tulisan saya ini (gE-Er), sebenarnya ini pindahan dari blog lama saya tentang surat menyurat, daripada terlalu banyak yang harus saya rawat, maka saya putuskan merawat satu saja sambil pelan-pelan posting dari beberapa blog saya yang lain akan saya pindahkan ke sini.

Well, saya mulai tulisan tentang melamar pekerjaan ini dengan aturan penulisan surat lamaran. Sila disimak.. *\(^-^)/*

  • Gunakan Bahasa yang Singkat, Padat, dan Jelas.
Ingatlah untuk selalu menggunakan bahasa yang singkat, lugas, berbobot, dan jelas, sehingga pembaca bisa langsung menangkap inti dari surat lamaran yang anda layangkan. Jangan bertele-tele karena anda membuat surat lamaran pekerjaan, bukan membuat cerbung, ya to?!
Nanti akan disediakan waktu tersendiri untuk menjelaskan lebih gamblang saat anda diberi kesempatan untuk mengikuti interview.
  • Efektifitas Kalimat.
Jangan mengulang-ulang kalimat yang sebenarnya sudah jelas tersirat dan tersurat pada kalimat lainnya di surat lamaran tersebut. Perhatikan ejaan dan tata bahasanya juga.
  • Gunakan Bahasa yang Benar-benar Dikuasai Saja.
 Jangan memaksakan diri untuk menggunakan bahasa asing, apalagi jika kemampuan bahasa anda pas-pasan, hanya sebatas pernah tahu dan pernah dengar bahasa itu. Bisa membahayakan saat interview, jika pada saat interview ternyata di test menggunakan bahasa yang anda gunakan dalam penulisan lamaran dan anda tidak mengerti, dan parahnya tidak bisa menjawab. Habis daahh c(^o^c)
  • Impresif.
Isi surat sebaiknya bisa memunculkan simpati dari pembaca, uraikan jati diri semenarik mungkin, tapi tetap dengan catatan, jangan lebay. Memunculkan simpati bukan berarti harus mendramatisir kondisi dan bahkan menceritakan kisah pilu dalam hidup to?! Pas saja sesuai porsinya.
Masih ingat bunyi iklan yang seperti ini ? "Kesan pertama begitu menggoda, ...", berlaku juga untuk kesan dalam surat lamaran anda.
  • Mencakup Tujuan dan Alasan, Prestasi, serta Data Diri yang Jelas.
Uraikan tujuan dan alasan, prestasi, serta data diri dengan maksud untuk menunjukkan bahwa anda bisa memberi kontribusi lebih ke perusahaan dan patut untuk dipertimbangkan.
  • Rapi.
Coba, bagaimana jika anda menerima kertas ataupun buku dalam kondisi lusuh, kusut, kumel, kotor, sonek, dkk?! Eneg banget khan ya pastinya. Nah, begitu pula seharusnya saat anda menyerahkan surat lamaran pada perusahaan. Rapilah! Gunakan kertas yang bagus, bersih, rapi, standart umum ketebalan, tercetak dengan jelas dan tidak kabur tintanya atau bahkan meluber, dan tidak ada editting menggunakan type-x apalagi penghapus khusus ballpoint. *emang masih musim ya?! (-_-")a
  • Tulisan Tangan atau Diketik.
Pertanyaan ini yang paling sering saya terima. Padahal jawabannya juga akan selalu sama dari waktu ke waktu, karena peminat 2 jenis cara penyajian tulisan ini sama-sama punya kepentingan. Boleh menggunakan tulisan tangan, asalkan memenuhi syarat kerapian pada poin sebelumnya.
Beberapa perusahaan masih ada yang mengharuskan penulisan surat lamaran dengan menggunakan tulisan tangan, dengan tujuan untuk bisa membaca karakter pelamar atau karena posisi yang ada mengharuskan karyawan untuk mempunyai tulisan yang bagus dan rapi.
Sedangkan perusahaan yang mengharuskan surat lamaran diketik rapi, biasanya mempunyai tujuan agar surat tampil lebih rapi sekaligus untuk penilaian kemampuan sang pelamar dalam mengoperasikan komputer walaupun masih sekedar kemampuan mengetik (terlepas dari mengetik sendiri ataupun minta bantuan orang *cubit sini, malu-maluin (^o^)-c <"-_-)


Itu sedikit yang bisa saya sharing dari pengalaman dan sisa ingatan tentang pelajaran menulis.
Pada posting berikutnya akan saya sharing tentang contoh-contoh surat lamaran, menyusul berturut-turut sebagai berikut :
  1. Surat Lamaran Pekerjaan 1 (Bahasa Indonesia)
  2. Surat Lamaran Pekerjaan 2 (Bahasa Indonesia)
  3. Surat Lamaran Pekerjaan 3 (English Version)
  4. Surat Lamaran Pekerjaan 4 (Pegawai Negeri Sipil)
  5. Surat Lamaran Pekerjaan 5 (Instansi Pendidikan)
  6. Daftar Riwayat Hidup / Curriculum Vitae

Silahkan dimanfaatkan semaksimal mungkin dan Good Luck Yaa... (^o^)9 *chipkiss

Satu lagi, jangan lupa berdoa mohon sama Allah dan minta restu ortu #PENTINGBANGET!!!

2 comments:

  1. Ka,kata kata yang pas kalo misalnya mau nyusul berkas lamaran itu gma..? Thx

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hai, cantik! ^^.
      Contoh bisa diintip di link berikut http://dyah-ayuningrum.blogspot.com/search/label/Mailing .
      Atau klik saja Kategori Mailing di sebelah kiri agak atas. ^^

      Sukses (^^)b

      Delete